Butuh Pinjaman Cepat Ini Caranya

Perkembangan teknologi yang semakin maju saat ini memberi dampak positif bagi masyarakat, termasuk dalam hal mencari pinjaman cepat. Melalui gawai di tangan, Anda sudah bisa mendapatkan pinjaman tunai.

Menjamurnya perusahaan Fintech alias financial technology adalah sebuah berkah. Melalui inovasi teknologi di bidang keuangan itu, saat ini siapa saja dapat mengajukan pinjaman. Hal yang dahulu terasa sangat sulit, kini menjadi begitu mudah.

Dengan perkembangan industri fintech ini banyak masyarakat yang memanfaatkannya, terutama bagi mereka yang selama ini tak tersentuh oleh pinjaman bank atau mereka yang dahulu punya catatan kredit buruk.

Nah, buat Anda yang lagi butuh dana cepat, berikut beberapa alternatif sumber dana yang bisa dimanfaatkan berkat kemajuan teknologi:

1. Pinjaman cepat online

pinjaman cepat 24/7

Lewat kecanggihan teknologi, kini pinjam uang bisa lewat Internet lho. Prosesnya pun terhitung cepat, bisa dalam waktu 1x24 jam. Soal bunga, tentunya lebih tertib ketimbang rentenir karena diawasi oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

Anda juga bisa mengecek dan membandingkan layanan pinjaman online itu untuk disesuaikan dengan kemampuan bayar. Di Cashwagon, misalnya, plafon yang disediakan untuk pinjaman pertama Anda adalah Rp2 juta dengan pilihan tenor dari 10 hari hingga 40 hari.

Selesai menunaikan pembayaran untuk pinjaman pertama, Anda bisa meminjam kembali di Cashwagon dengan cara cukup mudah. Tanpa isi form, cukup dengan nomor telepon, Anda pun bisa mendapatkan pinjaman hingga Rp5 juta.

2. Crowdlending

Crowdlending sering juga disebut sebagai peer-to-peer lending. Lewat crowdlending, kita bisa pinjam dana dari kumpulan kreditur individual via online. Umumnya dana ini dipakai buat usaha.

Bunga dan tenor yang disediakan juga beragam di tiap-tiap situs. Jadi tinggal pilih mana yang paling pas dengan kemampuan keuangan Anda.

3. Crowdfunding

Crowdfunding mirip dengan crowdlending. Yang membedakan adalah dana disediakan sebagai investasi atau donasi.

Jadi, dana itu gak perlu dikembalikan, apalagi dengan bunga. Tujuan crowdfunding lebih spesifik untuk kegiatan usaha baik bisnis maupun sosial, bukan buat renovasi rumah ya...

Sebagai penyedia dana online, nama mereka akan dihargai sebagai sponsor jika usaha bersifat sosial. Atau bisa jadi mendapat saham atas investasi yang diberikan.

4. Online bank

Bank konvensional gak mau ketinggalan mengikuti perkembangan teknologi. Sejumlah bank telah menyediakan fasilitas dana pinjaman cepat online.

5. Tarik tunai kartu kredit

Opsi terakhir ini disarankan baru dimanfaatkan hanya jika benar-benar terdesak. Sebab, bunga kartu kredit terhitung lebih tinggi ketimbang pinjaman lainnya.

Nah, pinjaman cepat mana yang bakal kamu pilih? Ingat, pilih yang sesuai kebutuhan dan kemampuanmu untuk membayarnya ya! Karena meski pinjaman bisa didapat secara online, bukan berarti kita bisa lari tanpa terdeteksi setelah mendapat pinjaman. Kita pun bisa dengan mudah ditemukan menggunakan peralatan teknologi. Makanya, selalu cermatlah menghitung kemampuan dan kebutuhan sebelum mengajukan pinjaman.

AJUKAN SEKARANG