Pinjaman tunai instan

1

Unduh
Aplikasi

2

Isi formulir aplikasi
singkat

3

Tunggu 20 menit
untuk persetujuan

4

Dapatkan uangmu
dalam 7 menit dan Nikmati

4 Langkah Mudah Pinjaman Tunai dan Membayar

1

Ajukan Pinjaman

Lengkapi formulir aplikasi online dalam 3 menit
2

Tandatangani kontrak

Dapatkan Persetujuan & Tandatangani kontrak Jika telah disetujui tandatangani kontrak dengan tandatangan elektronik – tidak perlu pergi kemana-mana
3

Dapatkan persetujuan & terima uang

Terima uang Jika telah disetujui dan menandatangani kontrak, kamu akan menerima uang di rekening bank dalam hitungan menit
4

Lakukan pembayaran

Transfer melalui ATM bank Anda untuk melakukan pembayaran.
Siapa yang dapat menggunakan layanan kami?
WNISeluruh Indonesia
Usia20 - 60 Tahun
PekerjaanKaryawan dan Profesional tertentu

Mengapa Memilih Cashwagon?

Pembayaran nyaman

Anda dapat mencicil pembayaran berkali-kali dengan nominal bebas untuk melunasi pinjaman Anda sampai dengan 90 hari. Pastikan untuk membayar biaya perpanjangan tepat pada waktunya

Prosedur sederhana

Kami meminimalkan semua dokumen untuk memberi Anda cara termudah mendapatkan pinjaman. Tidak ada jaminan dan tidak ada penjamin. cukup dengan mengisi aplikasi secara online

Pelayanan cepat

Terima uang Anda dalam waktu 24 jam setelah pengajuan disetujui

Kapan saja, dimana saja

Anda bisa mengajukan dan mendapatkan uang dari rumah atau kantor. Kami menghargai waktu Anda, kami 100% online
Ajukan sekarang
Media Partner
Testimonials
4,468,264 Clients Who Have Already Trusted Us
Terima kasih Cashwagon! Saya sudah mengajukan dan mengisi semua data dan persyaratan, saya sudah di hubungi dari pihak Cashwagon menginformasikan proses lainnya. dan saya telah menerima email yang memb...eritahukan bahwa Cashwagon telah mentransfer uang pinjaman ke rekening saya lalu saya cek sore ini di rekening saya sudah masuk uang nya. proses sangat cepat. terimakasih.
AyuJakarta
Mereka memproses pinjamannya sangat cepat. Cashwagon bener-bener mengerti Anda soal pinjaman tunai dan bagus banget layanan setelahnya. Cashwagon keren!
NoviantaraJakarta
Pertama kali saya melakukan pinjaman secara online, awalnya saya ragu, tapi setelah mengajukan dan mengisi aplikasi hari ini, keesokan harinya saya menerima uang. (Layanan cepat 24 jam :) :) Terimakasi...h Cashwagon!
RiniTangerang
PT. Kas Wagon Indonesia penyedia layanan pinjaman online dengan nama Cashwagonmerupakan perusahaan finansial teknologi yang telah terdaftar dan diawasi olehOtoritas Jasa Keuangan di Indonesia dengan nomor registrasi S-5475/NB.111/2017.Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentangLayanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.
Ojk logo
Rp. 1,292,354,400,000+
Total Akumulasi Pinjaman
sejak didirikan
Rp. 244,721,000,000+
Total Akumulasi Pinjaman
pada tahun berjalan
Rp. 87,906,540,000+
Total pinjaman
yang beredar
377,360+
Jumlah Akumulasi Peminjam
(Individu dan Institusi)
55,802+
Jumlah Peminjam Aktif
(Individu dan Institusi)
Profil Direksi, Komisaris dan Pemegang Saham

Asri Anjarsari

CEO, Share Holder

Warga Negara Indonesia, Lahir di Jakarta, dan meyelesaikan pendidikan di Perbanas Institute (1999), Berpengalaman dalam Sistem Keamanan dan Manajemen Resiko di industri keuangan Indonesia lebih dari 15 tahun membuat Asri Anjarsari memiliki kepekaan terhadap indikasi kejahatan dalam perusahaan melalui jaringan digital, sehingga dapat memberikan sebuah gagasan-gagasan baru dan mampu membangun manajemen perusahaan yang sehat. Asri Anjarsari memulai karirnya di dunia perbankan dengan bergabung di Citibank Jakarta pada tahun 1999, dunia ABN AMRO , RBS Bank, dan terakhir di CTBC hingga tahun 2014 hingga akhirnya memutuskan untuk terjun ke industri multifinance dengan bergabung di Home Credit Indonesia sejak 2014 sebagai Head of Anti-Fraud, Selanjutnya Asri Anjarsari melanjutkan karir di industri Finansial Technology (Fintech) sejak 2016 sebagai Chief Risk Officer di PT. Digital Solutions Indonesia (DRRUPIAH), Jakarta, kemudian bergabung dengan PT. BFI Finance Tbk Jakarta sebagai Head of Digital Project Management Office pada tahun 2017 dan akhirnya mendirikan PT. Kas Wagon Indonesia.

Ferry Andriansyah

Independent Commissioner

Warga Negara Indonesia, Lahir di Jakarta, 8 Januari 1980, Mulai Bekerja tahun 2002 dengan mengikuti program ODP XI PT. Bank Panin Tbk . dan di tempatkan pada bagian operations, Kredit dan Marketing sampai dengan tahun 2006, Tahun 2006 bergabung dengan Bank ABN Amro NV / RBS untuk bagian Unsecured loan consumtif dan unsecured loan for productive sampai dengan 2009. Sejak tahun 2009 sampai dengan 2016 bergabung dengan PT. Bank CTBC Indonesia pada bagian Retail credit Risk. Tahun 2016 sampai dengan 2017 bergabung di beberapa perusahaan Fintech. Bergabung dengan PT Kas Wagon Indonesia sejak tahun 2017 sebagai komisaris indpenden sampai dengan sekarang.

Menyelesaikan kuliahnya di Universitas Trisakti pada Fakultas Ekonomi pada tahun 2002

Ari Prayogo

Chief Legal & Compliance Officer

Warga Negara Indonesia, Lahir di Makassar dan meyelesaikan pendidikannya di Universitas Katholik Atma Jaya Jakarta (2001), bergabung dengan Cashwagon di bulan Mei 2018.

Berpengalaman sebagai lawyer dan corporate legal selama lebih dari 15 tahun di berbagai industri, Advokat dan juga anggota PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia).

Sebelum bergabung dengan Cashwagon, Ari Prayogo bekerja sebagai corporate legal di salah satu perusahaan ritel fast food, perusahaan distribusi dan pemrosesan makanan, serta perusahaan ritel perdagangan emas dan perhiasan. Sebagai lawyer Ari Prayogo pernah menangani salah satu perusahaan tower provider terbesar di Indonesia dalam perkara di arbitrase dan pengadilan.

H. Nurmadjito, S.H.,M.H

President Commisioner, Share Holder

Lahir di Yogyakarta dan meyelesaikan pendidikannya di Universitas Trisakti (1976) & Magister Hukum STIH IBLAM (2001).

Berkarir di bidang hukum pada birokrasi dan administrasi pemerintahan sejak 1978 telah menjadikan Nurmadjito sebagai seorang veteran dalam seluk beluk administrasi dan regulasi yang berlaku di Indonesia. Jabatan terakhirnya adalah Staf Ahli Menteri sebelum pensiun di tahun 2009.

Setelah pensiun meneruskan karirnya sebagai Advokat dan juga menjadi Ketua di salah satu yayasan milik Pemerintah DKI Jakarta.

Anjarino Soko

Deputy CEO

Warga Negara Indonesia, lahir di Solo berlatar belakang pendidikan Kriminologi dan Ilmu Kepolisian dari Universitas Indonesia. Memulai karier pada 2008 sebagai Research Investigator untuk International Organization for Migration. Memasuki industri keuangan pada tahun 2009 dengan bergabung di PT Bank Mega Tbk sebagai TL Fraud Banking Investigation. Pada tahun 2011 bergabung pada PT Bank Bumiputera Tbk (kemudian menjadi PT Bank MNC Internasional Tbk) dengan posisi terakhir sebagai Head of Special Audit & Fraud Investigation Division . Selama bergabung dengan PT Bank Bumiputera Tbk, Anjarino Soko banyak terlibat pada penyelidikan kejahatan antar negara terutama berhubungan dengan tindak pidana Perbankan dan Pencucian Uang. Selain itu Anjarino Soko juga terlibat dalam kegiatan- kegiatan yang diadakan Association of Certified Fraud Examiner Indonesia Chapter. Meninggalkan industri Perbankan pada 2014 untuk bergabung dengan perusahaan Multi Finance PT Home Credit Indonesia sebagai Head of Investigation & Corporate Security sampai dengan tahun 2016. Setelah hampir 7 tahun berkecimpung dalam dunia keuangan, Anjarino Soko memilih untuk meneruskan karir pada industri Teknologi dengan bergabung pada platform transportasi Grabtaxi Pte Ltd sebagai Country Head of Risk Management Grab Indonesia sampai tahun 2018. Pada tahun 2018 Anjarino Soko memutuskan untuk kembali ke industri keuangan dan bergabung dengan PT Kas Wagon Indonesia sebagai Deputy Chief Executive Officer dengan fokus pada bidang Operasional, Teknologi Informasi, Investasi P2P dan Investigasi.

Disclaimer

  1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.
  2. Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.
  3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (“Pemanfaatan Data”) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.
  5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.
  6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.
  7. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.
  8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.
  9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman, dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

PT. Kas Wagon Indonesia (Cashwagon) adalah Penyedia Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta telah mendapatkan Sertifikasi ISO 27001 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi)) dari British Standards Institutions (BSI), sehingga pelayanan kami telah memenuhi standar dari lembaga yang telah dikenal secara internasional untuk keamanan informasi.