Ini Alasan AndaTidak Boleh Terlambat Membayar Pinjaman

This Is the Reason You Can Not Be Late Paying Loans

Sebaiknya lakukan pembayaran pinjaman pada saat tanggal jatuh tempo atau sebelum tanggal jatuh tempo, untuk menghindari denda keterlambatan.

Maraknya tawaran pinjaman online membuat banyak orang tergiur. Kemudahan yang ditawarkan membuat Anda lupa akan kemampuan untuk mengelola keuangannya dengan baik, sehingga pinjaman yang awalnya ditujukan sebagai solusi keuangan untuk kebutuhan mendesak Anda, berubah menjadi boomerang bagi aliran keuangan Anda sendiri.

Ketika berbicara mengenai pinjaman, maka selain manfaatnya, Anda juga harus ingat sejumlah biaya yang juga diterapkan di dalamnya. Hal ini adalah salah satu poin penting yang patut dipertimbangkan karena akan berpotensi membebani keuangan. Selain biaya bunga, maka denda keterlambatan pembayaran adalah salah satu biaya yang terbilang berat di dalam pembayaran sebuah pinjaman. Meski sebenarnya biaya bisa dihindari, jika Anda memiliki disiplin yang tinggi dalam melakukan pembayaran tagihannya.

Denda keterlambatan pembayaran adalah sejumlah biaya yang dikenakan oleh pihak peminjam, baik itu bank atau lembaga keuangan non bank seperti perusahaan fintech kepada peminjam (borrower) akibat adanya keterlambatan pembayaran yang dilakukan oleh si peminam. Artinya, denda ini timbul akibat kelalaian si peminjam dalam membayar tagihan pinjaman tersebut.

Tanggal jatuh tempo sendiri berarti menunjukkan batas pembayaran tagihan. Pada pinjaman online, tanggal jatuh tempo ini bervariasi tergantung pada lamanya pinjaman (tenor). Biasanya durasi lama pinjaman (tenor) pada pinjaman online itu paling sedikit 10 sampai 40 hari sejak mengajukan pinjaman. Ketentuan ini biasanya diinformasikan peminjam dalam perjanjian pinjaman yang dikirim ke alamat email Anda, dengan rincian tanggal jatuh tempo pinjaman dan kapan Anda perlu melakukan pelunasan pinjaman.

Jika Anda tidak membayar sepeser pun, maka Anda akan dikenakan biaya keterlambatan. Adapun besarnya biaya keterlambatan bervariasi tergantung pada lembaga peminjam. Namun biasanya, kisaran biaya denda keterlambatan itu sebesar 2% – 6% per hari dari pokok pinjaman. Itupun di luar bunga harian yang telah berjalan sampai dengan tanggal jatuh tempo.

Maka dari itu, lakukan pembayaran sebelum jatuh tempo, bukan tepat waktu jatuh tempo untuk menghindari denda keterlambatan. Membayar tagihan pinjaman pada saat-saat terakhir akan sangat berisiko dan membuat Anda tidak tenang, terutama jika Anda juga memiliki sejumlah kesibukan sepanjang hari. Untuk itu, selalu hindari membayar tagihan tepat pada tanggal jatuh temponya.

Denda keterlambatan bukanlah sebuah komponen tetap/wajib di dalam sebuah pinjaman. Denda keterlambatan dikenakan sebagai bentuk konsekuensi atas kelalaian Anda dalam melakukan pembayaran. Artinya, denda ini bisa dihindari dan tidak perlu terjadi jika Anda selalu disiplin dalam membayar tagihan.

Jumlah denda yang terbilang cukup besar tersebut tentu membuat Anda berpikir ulang dalam melakukan pembayaran tagihan. Makanya, Anda harus mulai berdisiplin dalam membayar semua tagihan, termasuk pembayaran tagihan pinjaman. Jika Anda terbiasa dan terjadwal dalam melakukan berbagai pembayaran dengan tepat waktu, maka hal ini bukanlah masalah yang patut untuk Anda cemaskan bukan?

Administrator Of the Site