5 Persiapan Keuangan Sebelum Memiliki Anak Agar Tidak Stres

5 Persiapan Keuangan Sebelum Memiliki Anak Agar Tidak Stres

Setiap calon orang tua pasti menginginkan fasilitas terbaik bagi anak-anaknya. Nah, sebelum Anda memutuskan untuk memiliki anak, ada baiknya untuk mengetahui apa saja yang harus disiapkan, termasuk keuangan. Pastinya, memiliki anak akan banyak pengeluaran, baik saat hamil hingga si anak besar.

Banyak cara dalam menyiapkan dana untuk calon si buah hati. Namun sebaiknya, hindari berutang menjelang kelahiran sang bayi. Tujuannya, agar Anda lebih mudah mengatur keuangan setelah bersalin. Agar tidak stress, simak 5 persiapan keuangan sebelum memiliki anak.

1. Menabung setelah mengetahui positif hamil

Sisihkan uang untuk ditabung sejak hari pertama Anda hamil. Anda memiliki waktu selama sembilan bulan sebelum persalinan untuk mempersiapkan keuangannya. Selain menabung untuk persalinan, Anda juga harus memikirkan tabungan untuk keperluan anak hingga dewasa. Ingat, salah satu pengeluaran terbesar ada pada biaya Pendidikan anak.

Oleh karenanya, mulailah persiapkan tabungan Pendidikan anak sedini mungkin, salah satunya melalui instrument investasi. Cari instrument investasi yang memiliki imbal balik besar dengan risiko kecil seperti investasi di P2P Lending Cashwagon. Ini bisa jadi alternatif tabungan Pendidikan untuk anak Anda.

2. Mengikuti asuransi kehamilan

Banyak perusahaan asuransi yang menawarkan produk berupa jaminan persalinan. Ini bisa menjadi salah satu cara untuk mempersiapkan keuangan untuk si buah hati. Anda bisa mengikuti program asuransi ini sejak awal menikah. Pastikan perusahaannya legal dan memiliki dokumen lengkap. Jika perlu, tanyakan pada perusahaan asuransi, rumah sakit mana saja yang bekerja sama dengan mereka sehingga memudahkan Anda untuk merencanakan tempat pemeriksaan kehamilan.

3. Anggarkan biaya darurat

Jika Anda belum mekakukannya, sekarang Anda harus mulai menyisihkan sejumlah uang untuk dana darurat. Dana darurat diperlukan sebagai langkah antisipasi jika hal buruk terjadi pada kehamilan, persalinan, ataupun pada anak Anda. Adapun jumlah dana darurat yang harus dipersiapkan sebesar 9 – 12 kali jumlah pengeluaran bulanan rumah tangga.

4. Siapkan biaya perlengkapan bayi

Dana lain yang harus Anda siapkan juga adalah biaya untuk segala perlengkapan bayi, seperti popok, susu, pakaian, makanan, selimut, hingga baby sitter. Untuk itu, mulai anggarkan biaya ini ke dalam anggaran rutin Anda. Jangan sampai, ketika memiliki bayi Anda kehabisan uang. Karena tak dapat dipungkiri, keinginan untuk memenuhi kebutuhan bayi kadang tak terbendung apalagi jika ini bayi yang sangat Anda idamkan.

5. Tekan keinginan belanja sebelum persalinan

Hasrat belanja perlengkapan bayi memang terkadang tidak terkendali, apalagi jika melihat perlengkapan bayi yang lucu dan menawan. Tapi Anda harus ingat biaya-biaya lain yang harus Anda siapkan selain belanja kebutuhan bayi. Pasalnya, biaya persalinan lebih penting daripada memenuhi Hasrat belanja Anda. Karenanya, sebisa mungkin tekan pengeluaran selama sembilan bulan dan pastikan Anda tidak kekurangan dana setelah melahirkan.

Administrator Of the Site