Dec 05, 2018

Cara Dapatkan Pinjaman Tunai Untuk Penghasilan Rendah

Mereka yang berpenghasilan rendah sangat sulit sekali mendapatkan akses pinjaman dari Lembaga keuangan bank. Namun kini, hal tersebut tidak lagi. Ada cara dapatkan pinjaman tunai untuk penghasilan rendah.

System pemberian kredit bank mematok persyaratan yang cukup rumit untuk nasabah, salah satunya syarat penghasilan yang wajib dimiliki. Umumnya, bank memberikan kredit untuk mereka yang berpenghasilan di atas Rp3 juta dengan ketentuan berbeda-beda. Lantas bagaimana dengan yang berpenghasilan rendah?

Jika Anda berpenghasilan rendah di bawah Rp3 juta dan sedang mencari pinjaman tunai, tak usah bersedih hati. Saat ini ada sejumlah perusahaan fintech yang menawarkan pinjaman tunai untuk yang berpenghasilan rendah dengan syarat yang mudah. Salah satunya adalah pinjaman tunai dari Cashwagon.

Sebagai perusahaan fintech dengan platform P2P lending, Cashwagon memberikan pinjaman ke siapa saja tanpa melihat besarnya penghasilan. Anda cukup mengajukan pinjaman ke Cashwagon melalui online, mudah bukan?

Syarat Pengajuan Pinjaman Online Cashwagon

Persyaratan untuk mengajukan pinjaman online dari Cashwagon tidaklah sulit. Anda cukup memenuhi persyaratan berikut:

1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Usia 22-60 tahun
3. Memiliki penghasilan tetap

Jika Anda sudah memenuhi kriteria tersebut, Anda bisa mulai untuk mengajukan pinjaman online ke Cashwagon.

Cara Mengajukan Pinjaman Online Cashwagon

Sebagai perusahaan keuangan berbasis teknologi tentu Cashwagon banyak memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam operasional kerjanya, termasuk dalam hal pengajuan pinjaman. Anda tak perlu repot-repot mendatangi kantor Cashwagon untuk mengajukan pinjaman. Cukup menyediakan akses internet, Anda bisa langsung mengajukan pinjaman melalui gadget atau komputer. Caranya ikuti langkah berikut:

  1. Download dan install aplikasi Cashwagon di hape kamu. Lalu daftar dengan mengisi formulir yang telah disediakan. Untuk yang melalui komputer, cukup klik https://cashwagon.id/ lalu isi nama lengkapmu sesuai KTP dan masukkan nomor HP, lalu submit.
  2. Setelah kamu mengisi formulir pengajuan pinjaman secara benar dan lengkap, maka pihak Cashwagon akan menghubungimu untuk memverifikasi data-data yang telah kamu masukkan sebelumnya. Jawab pertanyaan dengan jujur sesuai data yang kamu isi agar pinjamanmu segera disetujui ya.
  3. Selesai proses verifikasi, kamu akan mendapatkan pemberitahuan melalui sms atau email yang berisi informasi tentang langkah selanjutnya agar uang segera ditransfer ke rekening kamu.

Saat ini Cashwagon sudah melayani di area Jakarta, Bogor, Depok Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan juga 23 kota lainnya, seperti Bandung, Gresik, Malang, Sidoarjo, Surabaya, Klaten, Kudus, Magelang, Semarang, Solo, Yogyakarta, Bantul, Sleman, Medan, Palembang, Badung, Denpasar, Makassar, Balikpapan, Pekanbaru, Pontianak, Padang, dan Manado.

Bagaimana, mudah bukan mengajukan pinjaman online melalui Cashwagon? Semoga pinjaman online Cashwagon ini bisa membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk mendapatkan akses pinjaman dari Lembaga keuangan.


Dec 05, 2018
Hubungi Kami
Jika kamu punya pertanyaan lain, kamu dapat menghubungi kami,
kami akan membantumu!
Tetap terhubung dengan kami
Untuk pertanyaan umum
Hubungi Kami
Alamat perusahaan
PT Kas Wagon Indonesia
Oleos 2 Building, Jl. Kebagusan I Kav. 6,
Jakarta Selatan, 12520
Jam Kerja
09:00 WIB - 18:00 WIB
Senin - Minggu
Aplikasi seluler Cashwagon
  1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.
  2. Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.
  3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (“Pemanfaatan Data”) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.
  5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.
  6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.
  7. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.
  8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.
  9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman, dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
PT. Kas Wagon Indonesia (Cashwagon) adalah Penyedia Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta telah mendapatkan Sertifikasi ISO : 27001 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) Full scope dari British Standards Institutions (BSI), sehingga pelayanan kami telah memenuhi standar dari lembaga yang telah dikenal secara internasional untuk keamanan informasi.