Dec 13, 2019

Cashwagon Unity in Diversity Party

Annual Party dan Cashwagon Got Talent diadakan di Cashwagon Indonesia tepatnya di Aston Priority Simatupang Ballroom, Jakarta. Semua karyawan Cashwagon Indonesia turut berpartisipasi dalam acara ini, dresscode yang digunakan adalah ‘full color party’ sebagai simbol dari Bhineka Tunggal Ika. Tidak hanya karyawan Cashwagon Indonesia, tetapi acara ini juga dihadiri oleh mitra-mitra yang telah berkolaborasi dengan Cashwagon seperti Privy ID, Bank Permata, Bank Sampoerna, Surya Mandela and Partner, Bapak Kuseryansyah (Direktur Eksekutif AFPI), perwakilan OJK dan banyak lainnya.

Sebelumnya peserta lomba got talent telah diaudisi dan dipilih 3 besar yang akan tampil dalam Annual Party. Dalam kontes ini, satu tim terdiri dari berbagai departemen. Hal ini sebagai pemebelajaran bagi karyawan bahwa perbedaan bukanlah hambatan, tetapi kita dapat mensinergikan perbedaan yang ada demi mencapai tujuan. Pertunjukan utama dalam pesta kali ini dikemas sangat indah dengan menampilkan flashmob yang ditarikan oleh seluruh karyawan Cashwagon.

Cashwagon Got Talent diakhiri dengan acara Pemberian Penghargaan dengan nominasi “Juara 1, 2 dan 3” dan “Kostum Terbaik”.

Tak lupa juga diberikan penghargaan utama bagi tiga orang “Karyawan Terbaik 2019”. Pemenangnya adalah Anita Karlina (CCU), M. Taupik Ardiansyah (P2P) dan Rudin Indra Suryanto Sinaga (Collection).

Sebagai penutup acara, Cashwagon Indonesia mengundang artis ibukota COKLAT untuk membuat acara ini lebih berkesan!

un1

un2

un3

un4

un8

Cashwagon Unity in Diversity Party

un7

un5

Dec 13, 2019
Hubungi Kami
Jika kamu punya pertanyaan lain, kamu dapat menghubungi kami,
kami akan membantumu!
Tetap terhubung dengan kami
Untuk pertanyaan umum
Hubungi Kami
Alamat perusahaan
PT Kas Wagon Indonesia
Oleos 2 Building, Jl. Kebagusan I Kav. 6,
Jakarta Selatan, 12520
Jam Kerja
09:00 WIB - 18:00 WIB
Senin - Minggu
Aplikasi seluler Cashwagon
  1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.
  2. Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.
  3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (“Pemanfaatan Data”) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.
  5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.
  6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.
  7. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.
  8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.
  9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman, dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
PT. Kas Wagon Indonesia (Cashwagon) adalah Penyedia Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta telah mendapatkan Sertifikasi ISO : 27001 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) Full scope dari British Standards Institutions (BSI), sehingga pelayanan kami telah memenuhi standar dari lembaga yang telah dikenal secara internasional untuk keamanan informasi.