Dec 17, 2018

5 Kejadian Yang Membutuhkan Dana Darurat

Dana darurat atau emergency fund memiliki fungsi sebagai pembayaran awal saat ada peristiwa atau kejadian mendadak yang terjadi dalam kehidupan Anda. Inilah 5 kejadian yang membutuhkan dana darurat yang patut Anda waspadai.

Dana darurat adalah dana simpanan yang dapat digunakan pada keadaan genting atau mendesak, seperti untuk membayar rumah sakit, kecelakaan, renovasi rumah atau mobil, dan sebagainya yang sifatnya mendadak atau tiba-tiba.

Dana darurat ini memiliki peran penting dalam sebuah keluarga, terutama pada keadaan genting atau mendesak. Bayangkan jika Anda tak memiliki dana darurat, pastinya aliran keuangan Anda akan langsung berantakan seketika dan dapat berakibat tidak terpenuhinya kebutuhan harian Anda.

Seseorang harus memiliki dana darurat sedikitnya 6 kali besar gaji per bulannnya atau 6 kali dari biaya hidup bulanan Anda. Dana darurat ini harus cukup memenuhi kebutuhan Anda sampai Anda kembali pada posisi semula.

Selain dapat menjaga kestabilan finansial, dana darurat juga bisa membantu menurunkan tingkat stress dan mencegah Anda berbelanja secara impulsif karena Anda telah memiliki pegangan. So, kapan waktu yang tepat untuk menggunakan dana darurat Anda? Berikut 5 kejadian yang membutuhkan dana darurat.

1. Sakit

Kondisi yang bisa menimpa siapa saja dan kapan saja ini, memerlukan biaya mendadak yang tidak sedikit. Apalagi kalau kita ketahuan mengidap suatu penyakit, tentunya biaya yang dikeluarkan akan lebih besar untuk menyembuhkannya. Pada saat inilah dana darurat digunakan. Bahkan banyak yang mencari pinjaman tunai untuk menutupinya.

2. Kehilangan pekerjaan

Saat Anda kehilangan pekerjaan, dana darurat biasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pada saat ini dana darurat diperlukan untuk menjaga kondisi keuangan agar tetap stabil hingga Anda kembali mendapatkan pekerjaan.

3. Renovasi rumah atau mobil

Rumah yang tiba-tiba bocor atau mobil yang mendadak mogok di tengah jalan, memerlukan biaya perbaikan yang tak sedikit. Pada saat seperti itulah, Anda memerlukan dana tak terduga untuk memperbaikinya. Jika tidak, maka rumah atau mobil Anda akan rusak terlalu lama. Biaya dadakan ini biasanya diambil dari dana darurat yang selama ini Anda simpan.

4. Saat bencana

Kebakaran atau banjir adalah bencana yang tak bisa kita hindari. Kerusakan yang terjadi akibat bencana ini membuat kondisi keuangan berantakan, bahkan Anda mengalami banyak kerugian. Dana darurat digunakan untuk memulihkan keadaan agar kembali seperti semula.

5. Biaya Pendidikan

Semakin hari biaya pendidikan semakin mahal. Meskipun Anda sudah menyiapkan dana Pendidikan untuk anak-anak, namun terkadang Anda masih membutuhkan dana tambahan. Saat seperti ini, dana darurat biasanya digunakan untuk bantu menutupi kekurangan biaya Pendidikan. Jika tidak, mungkin Anda bisa mengajukan pinjaman ke beberapa Lembaga keuangan.

Dec 17, 2018
Hubungi Kami
Jika kamu punya pertanyaan lain, kamu dapat menghubungi kami,
kami akan membantumu!
Tetap terhubung dengan kami
Untuk pertanyaan umum
Hubungi Kami
Alamat perusahaan
PT Kas Wagon Indonesia
Oleos 2 Building, Jl. Kebagusan I Kav. 6,
Jakarta Selatan, 12520
Jam Kerja
09:00 WIB - 18:00 WIB
Senin - Minggu
Aplikasi seluler Cashwagon
  1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.
  2. Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.
  3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (“Pemanfaatan Data”) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.
  5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.
  6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.
  7. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.
  8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.
  9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman, dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
PT. Kas Wagon Indonesia (Cashwagon) adalah Penyedia Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta telah mendapatkan Sertifikasi ISO : 27001 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) Full scope dari British Standards Institutions (BSI), sehingga pelayanan kami telah memenuhi standar dari lembaga yang telah dikenal secara internasional untuk keamanan informasi.