Aug 05, 2019

5 Cara Berhemat Saat Travelling

Selain untuk menyegarkan pikiran dari jenuhnya rutinitas, travelling merupakan salah satu cara menghargai diri sendiri. Ya, setelah bekerja keras, Anda layak menghadiahi diri dengan travelling. Meski begitu, masih banyak yang khawatir pengeluarannya membengkak saat travelling.

Sebenarnya, ada cara menghemat saat travelling. Salah satunya dengan merencanakan pengeluaran selama travelling. Hindari berutang untuk travelling apalagi kalau Anda terlalu mudah menggunakan kartu kredit untuk kebutuhan tidak mendesak. Berikut, 5 cara berhemat saat travelling.

1. Manfaatkan Promo atau Diskonan

Saat ini banyak Online Travel Agencies (OTA) memberikan promo atau diskonan yang bisa digunakan untuk menghemat pengeluaran travelling. Mulai dari diskon tiket pesawat, kamar hotel, transportasi, restaurant, hingga tempat-tempat atraksi wisata.

Nah Anda bisa memanfaatkan promo atau diskon ini untuk travelling. Caranya, gabung dengan komunitas travel atau menjadi member OTA supaya Anda bisa menjadi orang pertama yang diberitahu saat acara promo dan diskon ini berlangsung.

2. Pilih Penginapan yang Murah Tapi Tidak Murahan

Selain mendapatkan promo atau diskonan, ada baiknya Anda memilih penginapan yang murah tapi tidak murahan seperti hotel bintang satu, homestay, hostel ataupun apartemen. Apalagi jika Anda hanya sekedar singgah atau transit, tempat-tempat tersebut bisa menjadi pilihan untuk menginap sementara. Karena selain lebih hemat, harganya juga lebih murah dibanding menginap di hotel mewah yang harganya selangit.

3. Selalu Bawa Botol Minum Sendiri

Di beberapa negara maju, terdapat kran air siap minum yang berada di beberapa tempat umum seperti taman. Nah dengan membawa botol minum sendiri, Anda bisa mengisi ulang air minum yang dibutuhkan. Cara ini lebih murah daripada membeli air mineral botol yang harganya sangat mahal. Selain bisa berhemat, Anda juga bisa sekaligus peduli lingkungan dengan mengurangi sampah botol plastik. Jadi mulai sekarang, selalu siapkan botol minum sendiri ya!

4. Gunakan Angkutan Umum

Meskipun terlihat ribet dan capek, tapi percaya deh dengan menggunakan angkutan umum saat liburan bisa menghemat uang lebih banyak. Apalagi di beberapa negara maju, angkutan umum mereka sudah sangat aman dan nyaman. Anda bisa memilih naik kereta (train), MRT, bus, atau angkutan umum lainnya.

Anda bisa menggunakan taksi atau angkutan online bila memang kondisinya mendesak seperti saat harus mengejar jadwal penerbangan. Daripada berisiko ketinggalan pesawat, lebih baik gunakan taksi kan?

5. Liburan Bareng

Terakhir, tidak ada salahnya jika liburan dilakukan beramai-ramai bersama sahabat atau keluarga tercinta. Selain seru, Anda juga bisa menghemat pengeluaran karena bisa berbagi pengeluaran (share cost) akomodasi dan transport selama liburan.

Bepergian bersama 3-5 orang atau ikut open trip mampu menekan biaya liburan Anda. Jika dirasa masih kurang, Anda bisa mengajukan pinjaman online Cashwagon untuk mendapatkan tambahan uang travelling.

Aug 05, 2019
Hubungi Kami
Jika kamu punya pertanyaan lain, kamu dapat menghubungi kami,
kami akan membantumu!
Tetap terhubung dengan kami
Untuk pertanyaan umum
Hubungi Kami
Alamat perusahaan
PT Kas Wagon Indonesia
Oleos 2 Building, Jl. Kebagusan I Kav. 6,
Jakarta Selatan, 12520
Jam Kerja
09:00 WIB - 18:00 WIB
Senin - Minggu
Aplikasi seluler Cashwagon
  1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.
  2. Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.
  3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (“Pemanfaatan Data”) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.
  5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.
  6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.
  7. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.
  8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.
  9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman, dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
PT. Kas Wagon Indonesia (Cashwagon) adalah Penyedia Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta telah mendapatkan Sertifikasi ISO : 27001 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) Full scope dari British Standards Institutions (BSI), sehingga pelayanan kami telah memenuhi standar dari lembaga yang telah dikenal secara internasional untuk keamanan informasi.