Aug 10, 2018

5 Kebiasaan Buruk yang Mencegah Anda Berhemat

Gagal nabung dan sering boros? Ternyata hal ini dipicu oleh pola hidup konsumtif yang menjadi kebiasaan buruk dan dapat berakibat pada kondisi keuangan di masa depan.

Sebaiknya sebelum Anda membuat rencana selanjutnya yang lebih matang, kenali dan pelajari pola keuangan Anda saat ini. Apakah sudah tepat atau malah merugikan. Sambil mengingat dan mempelajari silakan baca kebiasaan buruk yang bikin Anda gagal menabung ini.

1. Besar Pasak Daripada Tiang

Inilah yang sering terjadi, pengeluaran Anda lebih besar dibanding pendapatan! Kebiasaan berbelanja yang tidak terkontrol, gaya hidup yang mewah membuat Anda melakukan banyak hal yang membuat kondisi keuangan Anda kempis terus-menerus. Meskipun Anda diberi kesempatan untuk naik gaji, tetap saja tidak bisa menabung karena pengeluaran yang berasal dari pola hidup Anda sendiri.

2. Tidak Mencatat Pengeluaran

Sayang sekali jika kegiatan yang satu ini dilewatkan begitu saja, padahal banyak manfaatnya lho. Mencatat semua pengeluaran merupakan hal terpenting, karena itu dapat membantu Anda mengetahui berapa jumlah pengeluaran Anda selama sebulan, sehingga bulan depan Anda dapat memperkirakan berapa pengeluaran untuk kebutuhan pokok dan berapa pengeluaran untuk kebutuhan non pokok. Mulai dari sinilah Anda menjadi pribadi yang mengerti antara prioritas dan yang bukan.

3. Mengambil Uang Tabungan

Ini yang juga sering terjadi, dengan dalih ‘pinjam sementara’ Anda pun mengambil uang tabungan untuk memenuhi gaya hidup yang konsumtif. Ujung-ujungnya, uang tabungan yang mati-matian Anda tabungkan menjadi ludes dengan sendirinya.

4. Tidak Menyimpan Sebagian Gaji

Seringkali uang gajian yang Anda terima hilang seketika di awal bulan. Di pertengahan bulan, Anda pun mulai terasa sesak dengan keuangan yang sekarat. Hal ini dikarenakan kebiasaan Anda yang tidak bisa menyimpan sebagian gaji untuk ditabungkan. Anda lebih memilih menghabiskan uang gaji untuk hangout ke cafe, mall, dan belanja berbagai barang untuk melengkapi gaya hidup Anda.

5. Membuat Pengeluaran yang Tidak Perlu

Biaya komunikasi yang melonjak tiap bulan, kebiasaan membeli soft drink atau air kemasan, berlangganan majalah, tv kabel, dan member gym, merokok, membeli barang bermerek, membeli games baru hingga gadget baru sering Anda lakukan tanpa sadar. Anda menghabiskan uang untuk pengeluaran yang tidak perlu. Akibatnya, kantong Anda terus-terusan bolong.

Mulai sekarang, kurangi kebiasaan buruk Anda dalam membelanjakan uang. Mungkin akan terasa sulit bila harus menghentikan langsung kebiasaaan tersebut, tapi Anda bisa mencobanya secara perlahan. Rubah gaya hidup Anda pelan-pelan, berpikirlah sebelum membelanjakan uang. Kebiasaan hidup berhemat harus dimulai dari hati dan tanpa beban, jadi tidak perlu terburu-buru. Perlahan tapi pasti lebih efektif daripada cepat tapi hanya sementara.

Aug 10, 2018
Hubungi Kami
Jika kamu punya pertanyaan lain, kamu dapat menghubungi kami,
kami akan membantumu!
Tetap terhubung dengan kami
Untuk pertanyaan umum
Hubungi Kami
Alamat perusahaan
PT Kas Wagon Indonesia
Oleos 2 Building, Jl. Kebagusan I Kav. 6,
Jakarta Selatan, 12520
Jam Kerja
09:00 WIB - 18:00 WIB
Senin - Minggu
Aplikasi seluler Cashwagon
  1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.
  2. Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.
  3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (“Pemanfaatan Data”) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.
  5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.
  6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.
  7. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.
  8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.
  9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman, dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
PT. Kas Wagon Indonesia (Cashwagon) adalah Penyedia Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta telah mendapatkan Sertifikasi ISO : 27001 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) Full scope dari British Standards Institutions (BSI), sehingga pelayanan kami telah memenuhi standar dari lembaga yang telah dikenal secara internasional untuk keamanan informasi.