Dec 24, 2018

3 Langkah Merencanakan Tabungan Untuk Tahun Baru

Tahun baru sebentar lagi tiba. Apa rencana Anda untuk tahun baru? Jika belum ada, mari kita ikuti 3 langkah merencanakan tabungan untuk tahun baru.

Resolusi keuangan adalah salah satu perencanaan yang harus dimiliki untuk menyongsong masa depan. Ia bisa menjadi panduan untuk menentukan arah dan strategi mencapai impian yang Anda inginkan.

Sedangkan tahun baru adalah waktu yang tepat untuk berpikir ke depan dan mengantisipasi semua kemungkinan masa depan. Karena itulah, resolusi keuangan di tahun baru menjadi dasar untuk meraih kesuksesan di masa akan datang.

Tentunya, sebuah rencana keuangan yang baik terdiri dari tujuan, jangka waktu dan strategi mencapainya. Dan rencana tabungan baru merupakan salah satu strategi dari resolusi keuangan yang hasil akhirnya dapat mewujudkan impian Anda.

Nah, jika Anda ingin membuat rencana tabungan untuk tahun baru dan belum tahu langkah-langkahnya, ada baiknya simak 3 langkah berikut:

1. Buat daftar tujuan jangka pendek dan jangka Panjang

Menentukan tujuan akhir dari rencana tabungan Anda bisa menjadi motivasi tersendiri. Oleh karena itu, tentukan tujuan jangka pendek dan jangka Panjang Anda lalu buat prioritas. Jika Anda sudah melakukannya, kini saatnya untuk fokus pada rencana dan pencapaian akhir Anda.

Ingat, rencana keuangan yang baik adalah yang memiliki tujuan finansial sederhana, dapat dicapai dan terukur. Jadi usahakan rencana keuangan yang kamu buat sudah memenuhi semua kriteria tersebut ya…

2. Tentukan jumlah, frekuensi dan produknya

Setelah Anda membuat daftar rencana, kini tentukan jumlah dan frekuensi Anda menabung. Apakah itu seminggu sekali, sebulan sekali, dengan nominal Rp100 ribu atau Rp500 ribu? Hitung jumlah nominal yang akan Anda tabungkan dengan benar setelah dikurangi biaya-biaya untuk kebutuhan sehari-hari. Jangan sampai nominal yang akan Anda tabungkan mengganggu biaya kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, pilih produk keuangan dan alokasikan di tempat yang berbeda-beda. Pahami kalau tabungan hanya cocok untuk tujuan keuangan dengan jangka waktu hingga 2 tahun, dan investasi cocok untuk tujuan keuangan dengan jangka waktu di atas 2 tahun. Pastikan Anda mengerti profil risiko investasinya.

3. Monitor rencana tabungan Anda

Setelah semua perencanaan dijalankan, jangan lupa untuk memonitor dan mengevaluasi perkembangan atas dana yang telah Anda tabung atau sisihkan. Evaluasi dan monitor ini dilakukan setidaknya setahun 2 kali untuk mengetahui apakah dana yang dikelola masih sesuai dengan perencanaan Anda.

Nah, itulah tiga langkah mudah memulai perencanaan tabungan untuk tahun yang baru. Mari sambut tahun baru dengan keuangan yang lebih baik, terencana, dan sehat agar Anda bisa menyongsong masa depan lebih baik lagi. Selamat tahun baru 2019!

Dec 24, 2018
Hubungi Kami
Jika kamu punya pertanyaan lain, kamu dapat menghubungi kami,
kami akan membantumu!
Tetap terhubung dengan kami
Untuk pertanyaan umum
Hubungi Kami
Alamat perusahaan
PT Kas Wagon Indonesia
Oleos 2 Building, Jl. Kebagusan I Kav. 6,
Jakarta Selatan, 12520
Jam Kerja
09:00 WIB - 18:00 WIB
Senin - Minggu
Aplikasi seluler Cashwagon
  1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.
  2. Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.
  3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (“Pemanfaatan Data”) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, Batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.
  5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.
  6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.
  7. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.
  8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.
  9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman, dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
PT. Kas Wagon Indonesia (Cashwagon) adalah Penyedia Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta telah mendapatkan Sertifikasi ISO : 27001 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) Full scope dari British Standards Institutions (BSI), sehingga pelayanan kami telah memenuhi standar dari lembaga yang telah dikenal secara internasional untuk keamanan informasi.