Bitcoin

Bitcoin (BTC)

$95,414.00 ▲0.33%
Ethereum

Ethereum (ETH)

$3,318.52 ▲1.07%
Tether

Tether (USDT)

$1.00 ▲0.01%
BNB

BNB (BNB)

$952.99 ▲2.32%
XRP

XRP (XRP)

$2.08 ▲1.22%
Solana

Solana (SOL)

$144.17 ▲0.57%
USDC

USDC (USDC)

$1.01 ▲0.92%
TRON

TRON (TRX)

$0.32 ▲2.50%
Lido Staked Ether

Lido Staked Ether (STETH)

$3,317.69 ▲1.07%
Dogecoin

Dogecoin (DOGE)

$0.14 ▲1.09%

Kode Virtual Account & Daftar Bank Terlengkap

Transaksi digital kini telah menjadi tulang punggung perputaran ekonomi modern di Indonesia. Kamu mungkin merasakan sendiri bagaimana perubahan gaya hidup dari pembayaran tunai menuju pembayaran...

Keuangan

Transaksi digital kini telah menjadi tulang punggung perputaran ekonomi modern di Indonesia. Kamu mungkin merasakan sendiri bagaimana perubahan gaya hidup dari pembayaran tunai menuju pembayaran digital (cashless) membuat segalanya menjadi lebih ringkas. Tidak perlu lagi membawa dompet tebal atau bingung mencari kembalian, cukup dengan beberapa ketukan di layar ponsel, kewajiban pembayaran kamu bisa selesai dalam hitungan detik. Di balik kemudahan sistem pembayaran otomatis yang sering kamu gunakan di marketplace atau aplikasi fintech, terdapat sebuah sistem cerdas yang dinamakan kode virtual account.

Memahami cara kerja dan daftar kode ini bukan sekadar pengetahuan teknis, melainkan kebutuhan dasar agar transaksi kamu berjalan lancar tanpa kendala “salah kamar” atau dana tersangkut. Seringkali, kebingungan muncul ketika kamu harus melakukan pembayaran antar-bank atau top-up dompet digital yang membutuhkan kombinasi kode bank dan nomor unik pelanggan. Kesalahan satu digit saja bisa membuat proses verifikasi gagal. Oleh karena itu, artikel ini hadir sebagai panduan komprehensif untuk membantu kamu memahami seluk-beluk kode bayar ini.

Kami telah merangkum informasi lengkap mulai dari definisi, daftar kode bank di seluruh Indonesia (mulai dari bank BUMN hingga Bank Pembangunan Daerah), hingga panduan teknis cara transfer yang aman. Simak ulasan mendalam ini agar kamu makin jago dalam mengelola transaksi keuangan harianmu.

Apa itu Kode Virtual Account?

Sebelum kita masuk ke deretan angka dan tabel, ada baiknya kamu memahami konsep dasarnya terlebih dahulu. Kode virtual account atau sering disingkat sebagai kode va adalah nomor identifikasi pelanggan yang dibuat secara khusus oleh bank untuk perusahaan atau merchant tertentu guna menyelesaikan transaksi pembayaran.

Berbeda dengan transfer manual di mana kamu harus memasukkan nomor rekening, lalu melakukan konfirmasi dengan mengirimkan bukti foto struk transfer, Virtual Account bekerja secara otomatis. Bayangkan Virtual Account ini sebagai “pintu khusus” yang dibuatkan bank untuk satu kali transaksi atau satu pelanggan tertentu. Ketika kamu membayar ke nomor VA tersebut, sistem bank akan langsung mengenali bahwa pembayaran itu berasal dari kamu dan ditujukan untuk tagihan yang spesifik.

Secara teknis, kode ini biasanya terdiri dari kombinasi Kode Perusahaan (Prefix) dan Nomor Pelanggan (biasanya nomor HP atau ID pesanan). Keunggulan utama dari sistem ini adalah verifikasi instan. Kamu tidak perlu lagi menunggu admin toko online membalas chat untuk memverifikasi pembayaran, karena sistem akan langsung mengubah status pesanan menjadi “Lunas” begitu dana diterima.

Ada dua jenis Virtual Account yang perlu kamu tahu:

  1. Fixed Virtual Account: Nomor ini melekat pada profil kamu di sebuah aplikasi (contoh: nomor VA untuk top-up saldo E-Wallet di aplikasi ojek online). Nomornya tidak berubah-ubah.

  2. Non-Fixed Virtual Account: Nomor ini dibuat secara acak dan hanya berlaku untuk satu kali transaksi pembelian. Biasanya memiliki batas waktu (expired time) yang singkat.

Daftar Lengkap Kode Bank di Indonesia

Dalam ekosistem perbankan Indonesia, setiap bank memiliki identitas unik berupa tiga digit angka yang dikenal sebagai Kode Bank. Kode ini sangat krusial ketika kamu ingin melakukan transfer dari bank yang berbeda, termasuk saat melakukan pembayaran ke kode virtual account yang diterbitkan oleh bank lain.

Jika kamu adalah nasabah BRI dan ingin membayar VA yang diterbitkan oleh Bank Mandiri, kamu wajib menyertakan kode bank Mandiri di depan nomor VA tersebut jika mentransfer via menu “Transfer Antar Bank”. Berikut adalah pengelompokan lengkapnya.

Kode Bank Negara, Bank Swasta, dan Bank Syariah

Kelompok ini adalah bank-bank yang memiliki jangkauan nasional dan paling sering digunakan oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari maupun bisnis.

Nama Bank Kode Bank
Bank BRI 002
Bank Mandiri 008
Bank BNI 009
Bank BCA 014
Bank BTN 200
Bank Syariah Indonesia (BSI) 451
Bank CIMB Niaga / CIMB Niaga Syariah 022
Bank Muamalat 147
Bank Danamon 011
Bank Permata 013
Bank Maybank Indonesia 016
Bank Panin 019
Bank UOB Indonesia 023
Bank OCBC NISP 028
Bank Sinarmas 153
Bank Mega 426
Bank Bukopin 441

Kode Bank Daerah

Bank Pembangunan Daerah (BPD) memegang peranan vital dalam ekonomi lokal. Jika kamu berdomisili di daerah tertentu atau memiliki bisnis dengan rekanan di daerah, mengetahui kode bank ini sangat penting. Salah satu yang sering dicari adalah Kode Virtual Account Bank Sumsel Babel untuk keperluan pembayaran pajak daerah atau pendidikan di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. Kode bank ini (120) sering menjadi awalan sebelum memasukkan nomor tagihan VA.

Nama Bank Kode Bank
Bank Jabar Banten (BJB) 110
Bank DKI 111
Bank DIY 112
Bank Jateng 113
Bank Jatim 114
Bank Jambi 115
Bank Aceh Syariah 116
Bank Sumut 117
Bank Nagari (Sumbar) 118
Bank Riau Kepri 119
Bank Sumsel Babel 120
Bank Lampung 121
Bank Kalsel 122
Bank Kalbar 123
Bank Kaltimtara 124
Bank Kalteng 125
Bank Sulselbar 126
Bank SulutGo 127
Bank NTB Syariah 128
Bank Bali (BPD Bali) 129
Bank NTT 130
Bank Maluku Malut 131
Bank Papua 132
Bank Bengkulu 133
Bank Sulteng 134
Bank Sultra 135

Kode Bank Swasta Lainnya

Di era bank digital yang semakin menjamur, banyak pemain baru yang menawarkan layanan perbankan dengan bunga kompetitif dan fitur canggih. Kode bank ini sering dibutuhkan saat kamu ingin memindahkan dana dari bank konvensional ke bank digital.

Nama Bank Kode Bank
Bank Jago 542
Bank Neo Commerce (BNC) 490
SeaBank (Bank Kesejahteraan Ekonomi) 535
Allo Bank (Bank Harda Internasional) 567
Bank Aladin Syariah 947
Bank Commonwealth 950
Bank BTPN / Jenius 213
Bank Sahabat Sampoerna 523
Bank MNC Internasional 485
Bank Ganesha 161
Bank Ina Perdana 513

Kegunaan Kode Bank dalam Transaksi

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa sih kita masih harus repot-repot menghafal atau mencari kode bank? Di era serba otomatis ini, kode bank atau 3 digit angka identitas bank tersebut berfungsi sebagai routing number dalam sistem GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) maupun jaringan ATM Bersama/Prima.

Tanpa kode ini, sistem switching antar-bank tidak akan tahu kemana uang kamu harus “berlabuh”. Berikut adalah beberapa kegunaan vitalnya:

Identifikasi Tujuan Transfer

Saat kamu berada di ATM Bank BRI dan ingin mengirim uang ke Bank BCA, mesin ATM BRI tidak memiliki data nasabah BCA secara langsung. Kode ‘014’ (BCA) memberi sinyal kepada jaringan ATM untuk mengarahkan permintaan transfer tersebut ke server BCA. Tanpa kode ini, transaksi pasti ditolak.

Mencegah Kesalahan Pengiriman

Nomor rekening antar satu bank dengan bank lain bisa saja memiliki kemiripan struktur. Kode bank memastikan bahwa nomor rekening yang kamu tuju divalidasi oleh bank yang benar. Ini meminimalisir risiko uang terkirim ke orang yang salah yang kebetulan memiliki nomor rekening serupa di bank berbeda.

Efisiensi Waktu Transaksi

Dalam transaksi pembayaran VA (Virtual Account) lintas bank, kode bank mempercepat proses pengenalan biller. Misalnya, kamu ingin membayar Kode Virtual Account Mandiri (contoh: Tokopedia) dari rekening BNI. Kamu harus memilih menu transfer antar bank, memasukkan kode 008 (Mandiri), lalu diikuti nomor VA (88888xxxxxxxx). Proses ini membuat verifikasi pembayaran real-time.

Cara Transfer Antar-Bank via ATM dan Mobile Banking

Meskipun aplikasi dompet digital semakin populer, transfer via ATM dan Mobile Banking masih menjadi metode paling solid, terutama untuk nilai transaksi yang besar. Berikut adalah panduan langkah demi langkahnya.

Cara Transfer Antar-Bank via ATM

Metode ini masih menjadi andalan banyak orang yang mungkin belum mengaktifkan layanan m-banking atau sedang berada di luar jangkauan internet namun dekat dengan mesin ATM.

  1. Masukkan Kartu dan PIN: Masukkan kartu debit kamu ke mesin ATM. Pastikan posisi chip benar. Pilih bahasa (Indonesia/Inggris) dan masukkan 6 digit PIN kamu dengan hati-hati. Tutupi tangan saat menekan tombol PIN.

  2. Pilih Menu Transfer: Di layar utama, cari menu “Transaksi Lainnya” jika menu “Transfer” tidak langsung terlihat. Setelah itu pilih “Transfer”.

  3. Pilih Transfer Antar Bank Online: Kamu akan melihat pilihan transfer ke sesama bank atau bank lain. Pilih “Antar Bank Online”.

  4. Masukkan Kode Bank + Nomor Rekening: Di layar ini, kamu akan diminta memasukkan kode bank tujuan diikuti nomor rekening.

    • Jika kamu membayar Kode Virtual Account BCA dari bank lain, formatnya: 014 + Nomor VA.

    • Jika membayar Kode Virtual Account BRI (BRIVA), formatnya: 002 + Nomor VA.

    • Contoh: Jika kode bank tujuan adalah BNI (009) dan rekening tujuannya 1234567890, ketik: 0091234567890.

  5. Masukkan Nominal Transfer: Ketik jumlah uang yang ingin ditransfer. Pastikan nominalnya benar hingga digit terakhir.

  6. Konfirmasi Data: Layar akan menampilkan rincian penerima (Nama, Bank, dan Nominal). Perhatikan baik-baik nama penerima. Jika itu pembayaran VA, biasanya nama perusahaan atau nama kamu akan muncul.

  7. Selesaikan Transaksi: Jika data sudah benar, tekan “Benar/Ya”. Tunggu struk keluar sebagai bukti transaksi yang sah.

Cara Transfer Antar-Bank via Mobile Banking

Cara ini jauh lebih praktis dan bisa dilakukan sambil rebahan. Antarmuka setiap aplikasi bank (BCA Mobile, BRImo, Livin’ by Mandiri, dll) mungkin sedikit berbeda, namun logika dasarnya sama.

  1. Login Aplikasi: Buka aplikasi m-banking di ponselmu dan login menggunakan User ID/Password atau Biometrik (sidik jari/wajah).

  2. Pilih Menu Transfer: Cari ikon atau menu “Transfer”.

  3. Pilih Transfer ke Bank Lain: Biasanya ada opsi “Daftar Transfer” atau “Input Baru”. Pilih bank tujuan dari menu dropdown. Di sini kamu biasanya tidak perlu menghafal kode angka, cukup cari nama banknya (misal: Bank Sumsel Babel).

  4. Masukkan Nomor Rekening/VA: Tempel (paste) atau ketik nomor rekening/Virtual Account tujuan.

    • Untuk Kode Virtual Account Mandiri, pastikan kamu memilih “Bank Mandiri” sebagai bank tujuan jika kamu mengirim dari bank lain (misal: dari BCA).

  5. Cek Validasi: Aplikasi akan memunculkan nama penerima secara otomatis. Pastikan nama yang muncul sesuai dengan tujuan kamu.

  6. Masukkan Nominal dan Berita: Isi nominal uang. Kolom berita opsional, tapi berguna untuk catatan pribadi.

  7. Masukkan PIN Transaksi: Konfirmasi dengan memasukkan PIN m-banking kamu.

  8. Simpan Bukti: Tangkap layar (screenshot) atau unduh bukti resi transfer untuk dikirimkan ke penerima jika diperlukan.

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Akan Transfer Antar-Bank

Melakukan transfer uang, apalagi ke bank lain atau ke nomor Virtual Account, membutuhkan ketelitian ekstra. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal atau setidaknya merepotkan karena proses pengembalian dana (refund) antar-bank bisa memakan waktu hingga 14 hari kerja. Berikut poin-poin krusial yang wajib kamu perhatikan.

Kode Bank yang Benar

Ini adalah kunci pintu gerbang transaksi. Salah memasukkan kode bank akan membuat transaksi gagal seketika (invalid account). Selalu periksa ulang tabel kode bank di atas jika kamu ragu, terutama untuk bank-bank daerah atau bank swasta baru.

Nomor Rekening Penerima

Berbeda dengan kode bank yang hanya 3 digit, nomor rekening atau kode virtual account bisa mencapai 16 digit atau lebih. Kesalahan mengetik satu angka bisa berakibat uang terkirim ke orang lain. Tips dari kami: biasakan membaca ulang nomor tersebut dengan mengelompokkan setiap 4 digit untuk memudahkan pengecekan mata.

Nama Pemilik Rekening

Jangan pernah menekan tombol “OK” atau “Kirim” sebelum membaca nama penerima yang muncul di layar konfirmasi.

  • Untuk transfer perorangan: Pastikan nama lengkapnya sesuai.

  • Untuk pembayaran VA: Pastikan nama yang muncul adalah nama kamu (jika top up wallet) atau nama merchant tempat kamu belanja. Jika yang muncul adalah nama PT yang asing atau tidak dikenal, batalkan transaksi dan cek ulang.

Jenis Transfer yang Digunakan

Saat ini ada beberapa metode transfer:

  • Real-Time Online: Uang sampai detik itu juga. Biaya biasanya Rp6.500.

  • BI-FAST: Uang sampai detik itu juga, namun biaya lebih murah (Rp2.500). Tidak semua bank mendukung ini di menu ATM, tapi rata-rata sudah ada di Mobile Banking.

  • SKN/LLG: Kliring. Murah (Rp2.900) tapi uang tidak sampai instan (bisa berjam-jam atau hari kerja berikutnya). Jangan pilih ini untuk pembayaran VA atau e-commerce karena bisa dianggap telat bayar.

Biaya Administrasi

Selalu siapkan saldo lebih. Jika kamu ingin mentransfer Rp100.000 ke bank lain, pastikan saldo kamu minimal ada Rp106.500 (untuk biaya admin) plus saldo mengendap minimal bank tersebut. Seringkali transaksi gagal bukan karena sistem rusak, tapi karena saldo tidak cukup membayar biaya admin.

Bukti Transfer

Meskipun sistem digital tercatat otomatis, bukti transfer tetaplah “raja” jika terjadi sengketa. Selalu simpan struk ATM atau screenshot bukti transaksi sampai pihak penerima mengonfirmasi bahwa dana sudah masuk.

Waktu Proses Transfer

Hindari melakukan transfer di jam-jam cut off bank atau saat maintenance rutin (biasanya tengah malam sekitar jam 23.00 – 01.00 WIB). Transaksi di jam rawan ini berisiko pending (saldo terpotong tapi belum masuk ke penerima) dan membutuhkan waktu rekonsiliasi yang lama.

FAQ

Bagian ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan spesifik yang sering membingungkan pengguna, termasuk misteri kode angka tertentu yang sering muncul di pencarian.

7880 kode virtual account apa?

Banyak pengguna internet bertanya 7880 kode virtual account apa atau 7880 kode bank apa. Berdasarkan data transaksi perbankan di Indonesia, 7880 bukanlah kode bank (karena kode bank selalu 3 digit), melainkan sebuah Kode Biller atau Prefix untuk layanan dompet digital.

Secara spesifik, 7880 adalah kode prefix untuk melakukan Top Up GoPay melalui Maybank (via menu Pembayaran/Biller).

Jadi, jika kamu diminta memasukkan kode 7880 diikuti nomor HP, itu artinya kamu sedang melakukan transaksi pengisian saldo GoPay melalui kanal Maybank. Harap berhati-hati dan pastikan kamu memang berniat melakukan top-up ke nomor tersebut.

Berapa lama verifikasi pembayaran Virtual Account?

Salah satu keunggulan utama kode va adalah kecepatannya. Verifikasi pembayaran melalui Virtual Account berlangsung secara real-time atau instan. Biasanya dalam hitungan detik setelah transaksi berhasil, sistem merchant (toko online) akan otomatis memperbarui status pesanan kamu menjadi lunas. Kamu tidak perlu melakukan konfirmasi manual.

Apakah Akun Virtual aman?

Ya, penggunaan Virtual Account sangat aman, bahkan lebih aman dibandingkan transfer manual.

  1. Akurasi: Risiko salah transfer sangat kecil karena sistem akan menolak jika nomor VA tidak terdaftar.

  2. Privasi: Kamu tidak perlu memberikan nomor rekening asli kamu ke pihak penjual secara gamblang dalam beberapa kasus.

  3. Terlacak: Setiap nomor VA unik untuk satu transaksi atau satu pelanggan, sehingga rekam jejak digitalnya sangat jelas.

Apakah ada biaya tambahan untuk menggunakan Virtual Account?

Biaya penggunaan Virtual Account bervariasi tergantung kebijakan merchant dan bank yang kamu gunakan.

  • Gratis: Banyak marketplace besar memberikan fasilitas pembayaran VA secara gratis jika kamu membayar dari bank yang sama (contoh: VA Mandiri dibayar lewat Livin’ Mandiri).

  • Biaya Admin: Jika kamu membayar VA beda bank (misal: Kode Virtual Account BCA dibayar dari BRI), kamu akan dikenakan biaya transfer antar bank (Rp6.500 atau Rp2.500 via BI-FAST).

  • Biaya Layanan: Beberapa layanan top-up E-Wallet mengenakan biaya admin (biasanya Rp500 – Rp1.000) yang dipotong langsung dari saldo yang kamu terima.

Memahami seluk beluk kode virtual account dan daftar kode bank bukan hanya soal menghafal angka, tetapi soal menjadi konsumen cerdas di era digital. Dengan panduan di atas, kamu kini bisa bertransaksi dengan lebih percaya diri, aman, dan efisien. Jangan lupa untuk selalu menyimpan daftar ini atau membagikannya kepada kerabat yang mungkin masih sering bingung saat harus transfer uang ke bank lain!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *